Mengenal Sakit Pinggang Lebih Jauh

Sakit pinggang adalah masalah yang sangat sering dialami oleh manusia dan biasanya setidaknya seseorang mengalaminya sekali dalam seumur hidup. Umumnya dialami oleh orang yang berusia 30 tahun keatas namun banyak juga dialami oleh anak-anak dan remaja. Dalam kata lain, sakit pinggang adalah penyakit sejuta umat.

Namun jangan khawatir karena biasanya sakit pinggang hanya berlangsung sementara, dapat dicegah dan dapat diredakan. Apabila seseorang telah mengalami sakit pinggang maka akan dapat diatasi hanya dalam waktu beberapa minggu. Jika memang lebih dari itu, mungkin orang tersebut mengalami masalah yang sudah parah. Meski demikian sakit pinggang tidak sampai membutuhkan tindakan operasi dan pembedahan.

Faktor resiko sakit pinggang

Sebagian orang dapat sangat berpotensi menjadi penderita sakit pinggang seperti orang yang kurang olahraga, lansia, orang yang mempunyai berat badan berlebih, memiliki penyakit tertentu, mengangkat beban dengan tidak benar, merkokok, dan karena masalah psikologis.

Sakit pinggang yang datang secara tiba-tiba karena mengalami trauma fisik akibat benturan dapat berlangsung tiga bulan dan seringkali membutuhkan pertolongan medis. Sakit yang muncul adalah karena otot yang mengalami kontraksi. sakit juga muncul karena syaraf tertekan atau pecah. Radang sendi, skoliosis dan osteoporosis juga menjadi sebab sakit pinggang.

 

Diagnosis sakit pinggang

Diagnosis sakit pinggang dilakukan dengan memeriksa pinggang penderita dan memeriksa kemampuannya dalam berdiri, duduk, berjalan dan menggerakan kaki. Penderita akan memberikan skala rasa sakit antara 0 sampai dengan 10. nantinya penilaian ini dapat membantu dokter mengenali dari mana asal rasa sakit dan berapa banyak lokasi rasa sakit tersebut.

Terkadang juga dokter melakukan pemeriksaan dengan lebih komprehensif dengan menggunakan pemeriksaan sebagai berikut:

  • X-ray untuk memastikan keadaan sendi dan memastikan kondisi tulang.
  • MRI atau CT Scan untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai kondisi tulang, otot, saraf, ligamen dan juga pembuluh darah.
  • Tes darah untuk melihat kemungkinan infeksi yang mungkin menjadi penyebab rasa sakit.
  • Bone scan sangat jarang digunakan namun mungkin akan digunakan untuk mendeteksi tumor tulang, fraktur kompresi dan osteoporosis.